Kita Hidup untuk Menghadapi Masalah

Masalah….
Adalah satu kata yang pastinya menghinggapi setiap manusia di seluruh penjuru dunia.
Dari manusia yang tinggal di Antartika sampai negeriku tercinta Indonesia
Dari Manusia yang paling hebat sampai yang biasa-biasa aja
Dari Manusia yang paling pinter sampai yang ya..biasa-biasa aja
Pokoknya, kalo judulnya manusia ya pasti nempel juga masalahnya.

Setiap kita pasti belajar dari segala masalah yang kita hadapi.
Ada yang belajar untuk menjadi lebih dewasa
Ada yang belajar untuk menjadi lebih sensitif dalam lingkungan sosialnya
Ada yang belajar untuk menjadi lebih keras lagi dalam mencapai “hidup yang lebih baik”
Namun, ada juga yang belajar untuk menjadi lebih “preman” dalam menyelesaikan setiap masalahnya. Bahkan, menjadi lebih jauh dari Allah SWT. Entahlah, tapi yang pasti lebih berani untuk “menantang” Tuhan. seolah-olah dunia ini ada dalam genggamannya. tul ga ?

Selama detak jantung masih berdenyut
Selama detak jam masih melaju mengiringi keberlanjutan hidup kita
Selama itu pula Masalah akan selalu ada di hadapan mata kita

Ribet, pusing, BT, sedih, kecewa, dendam, sedih, suntuk maruntuk, kesel, nangis, air mata akan selalu setia menemani ketika kita berhadapan dengan Masalah. Apapun itu.
Tragisnya, kalo kita mengakhiri semua dengan hanya pasrah pada ketidakmampuan diri kita untuk selalu kuat dan tawakal, hingga kita patuh pada kekerdilan otak dan kesempitan hati, untuk BUNUH DIRI.

Senang, bahagia, menangis terharu, kelegaan, plong, juga akan setia menyambut ketika kita mampu menyelesaikan Masalah dengan cara yang benar (tentu saja sesuai Ridho Allah).
Yup. ketika kita berhasil mengalahkan semua gengsi, nafsu, dan amarah dalam diri kita untuk kemudian mencari solusi yang terbaik bagi semua.

Pastinya nggak mudah, nggak gampang, tapi juga nggak Mustahil.

Hanya orang-orang yang KUAT, BERANI, SABAR, dan memiliki Keyakinan yang besar kepada Allah SWT lah yang mampu mengatasi setiap masalah dengan baik.

Rasullulah pun pernah bersedih, dan masalah yang dihadapi pun bukan perkara ringan. Tapi lihatlah hasilnya, Kejayaan Islam, Kemajuan Peradapan, Masyarakat yang Madani, sampainya Syiar Islam di negeri yang sangat jauh dari Arab.

Terakhir, hanya bisa berkata ” Allah tidak akan menguji hamba-Nya diluar kemampuannya. ” dan ” Selalu ada kemudahan di setiap kesulitan” juga “Sesungguhnya Allah bersama orang yang Sabar ” dan kita akan mendapatkan ” Allah akan membalas Surga bagi orang-orang yang Sabar “.

Wa’allahu a’lam.

Catatan 13 Mei 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s